Latest Entries »

Sebelumnya, sesuai dengan yang saya utarakan di judul di atas, saya ingin berterimakasih kepada Tuhan YME dan teman-teman pembaca blog v3bernardia ini. Tahun 2011 ini, tak terasa bahwa v3bernardia blog telah berumur 3 tahun sejak didirikan tahun 2008.

Dalam usia 3 tahun menulis ini, v3bernardia menyatakan berterimakasih sekali lagi karena sebenarnya, teman-teman dan pembaca-pembaca notes saya yang ada di BlackInStreep.blogspot.com, facebook, dll. adalah sumber motivasi untuk kegiatan menulis saya yang seringkali tidak tepat waktu sebulan sekali mempublikasikan tulisan-tulisan saya ke v3bernardia blog ini.

Tentu bukan karena tidak adanya suatu hal saya menulis ini, maka di sini saya akan mengenalkan sebuah portal online magazine, yang telah berbaik hati menuliskan sebuah nama Indonesia di blog mereka.

Convozine

Well, it has been another exciting month for our challenges.  For the December Challenge we received over 100 entries, breaking the previous record.  Our editors had a very enjoyable time reading through all the entries, and we hope you did as well.  The December Challenge was a big step for us because we were able to take the prizes to the next level and offer cash awards.  We are very excited about this because one of the things we are very passionate at Convozine is finding ways to support and encourage the art community. We hope to continue to find more ways to do that in the coming months. View full article »

Wikileaks; Edukasi Untuk Veni, Vidi, Vici

Dituangkan ke Office desk Averta oleh Bernardia V. A. |Pertengahan Desember 2010

Wikileaks bukan fenomena alam,  tapi gebrakan besar bagi dunia nyata yang berasal dari dunia maya. Jika sebelumnya di Indonesia sudah ada beberapa kasus yang menyangkut dunia maya, misal: kasus Prita, maka bisa dikategorikan kasus-kasus kecil tersebut adalah pra-pra (baca: awal dari pra)-kasus besar dari dunia maya. Mengapa dikategorikan seperti itu? Karena pra kasus besar yang berasal dari dunia maya ke dunia nyata  telah terjadi sekarang yaitu dari bidang jurnalistik, muncul Wikileaks.

Pra-Pra Kasus Besar

Pra-pra-kasus besar itu seolah menjadi sentilan kecil dari sisi negatif sekaligus pula sisi positif pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi di dunia. Dalam kasus-kasus pemanfaatan TIK, seringkali yang menjadi bahan perdebatan adalah ‘kenyataan’ dan ‘seharusnya’. Hal ini terkait dengan masalah sosial nyata, yang kemudian meluas merambah ke masalah sosial laten.

Pra-pra kasus besar ini mucul dengan faktor pengetahuan manusia akan kebebasan berbicara yang masih kurang, sikap menghargai orang lain yang kurang pula, dan pengetahuan hukum yang kurang, serta kekurang intensifan alat-alat hukum sendiri dalam menegakkan peradilan di dunia maya. View full article »

Penulis mula-mula merumuskan perbandingan-perbandingan yang penulis lihat dari layar televisi 9 November malam. Tentu beberapa hal mencolok seperti tingginya Obama dan SBY, serta besar gemuknya Obama beserta Michelle dengan SBY dan Ani tidak diikutsertakan dalam rumusan tersebut. Rumusan tersebut kemudian tertuang pada blog saya di BlackInStreep’s Blog:

Perbandingan antara Obama dan SBY, mencerminkan Amerika|Indonesia?

1. Love the part when Obama’s speech, love him when he shook hands with the others who are not too important.

2. Love the part when U.S. Ambassador thanked the journalists who reported Obama.

3. He is not like SBY. SBY did not want to shake hands with people who are not important.

4. SBY even surprised when Obama shook hands with Megawati. (http://blackinstreep.blogspot.com)

Dalam bahasa Indonesia, kira-kira arti rumusan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Suka bagian saat Obama berbicara dan berjabat tangan dengan orang lain yang tidak terlalu penting di Istana Negara.

2. Suka bagian saat Dubes Amerika Serikat berterimakasih pada wartawan yang meliput Obama.

3. Obama tak seperti SBY. SBY tidak mau berjabat tangan dengan orang yang tidak terlalu penting.

4. SBY terkejut saat Obama menjabat tangan Megawati.

Rumusan tersebut, dalam bahasa inggris saya tuangkan di jejaring sosial Plurk. Oleh teman, rumusan nomor tiga ia komentari, “Pencitraan Obama memang lebih baik dari SBY. Obama dengan mudah mendapatkan popularitas. Caranya termasuk memberi perhatian lebih dengan menyalami orang.” Hal tersebut akhirnya membuat penulis merumuskan tulisan ini: View full article »

Good Habits For The Good Climate

Selamat melihat dan mendengarkan, ini adalah video buatan saya untuk menerangkan perubahan iklim di  Indonesia, audionya berupa essay yang saya perdengarkan dengan bahasa Inggris. Untuk bahasa Indonesia, akan dipikirkan lebih lanjut untuk dibuat video atau dalam bentuk lainnya, terimakasih.

#Indonesia65 dan sebuah Katanya

Banyak perkataan yang bermula pada ‘katanya’, terkadang menggunakan subjek yang jelas, terkadang tidak. ‘Katanya’ seringkali menjadi keburaman suatu berita, informasi, hingga menjadi gossip belaka. Jika ‘katanya’ tertautkan pada sebuah #Indonesia65, penulis persembahkan sebagai topik tulisan menyambut kemerdekaan Indonesia ke 65.

‘Katanya’ adalah sebuah kata yang mengawali kalimat yang masih mentah. Memerlukan pembuktian. Pada saat kata tersebut dihilangkan dari sebuah kalimat, ‘katanya’ menjadi suatu fakta. Fakta yang masih dapat dibantah. Tanpa ‘katanya’, fakta dapat menjadi fiksi. ‘Katanya’ dapat bermula dari kalimat yang berawalan kata tersebut sendiri atau mungkin tidak. Kalimat paling awal dengan tanpa ‘katanya’, tersebut adalah fakta..-yang masih dapat difiksikan. Sebaliknya, kalimat paling awal yang menggunakan ‘katanya’, tentu adalah karangan belaka..-yang dapat dibuat-buat menjadi fakta. Dengan ‘katanya’ , orang berlomba dengan waktu agar sebuah kalimat yang bermula pada kata tersebut tidak menjadi fiksi di orang yang pertama kali menimbulkan kata ‘katanya’. Jika sudah menjadi fiksi, tinggalah diri menjadi tertuduh penyebar gossip.

View full article »

Review Cuplikan Novel Mandala

Yang bertanya itu seorang pencari dan yang menjawab seorang bijak.

Apa sebabnya aku tak pernah menemukan kedamaian?

Nafsu.

Tapi aku cuma bernafsu mendapatkan kedamaian.

Hilangkan nafsu itu.

Kalau begitu apa yang bisa mendatangkan rasa damai pada pikiran manusia?

Cinta.

Cinta kepada siapa?

Bisakah kausuruh lampu itu cuma menyinari sisi sebelah sini dan tidak menerangi sisi yang sana? Buat siapa api menyala kalau bukan buat semuanya?

Apakah kedamaian terletak dalam nyala?

Apakah kedamaian mematikan api? Tidak, kedamaian menanti di pusat api yang menyala.

(Mandala, Pearl S. Buck)

View full article »

Pertimbangan

Pertimbangan

Banyak orang, khususnya yang dihadapkan pada pilihan selalu menggunakan pertimbangan. Hampir tak ada yang memilih dengan menutup mata. Pilihan yang dipertimbangkan seringkali membawa keuntungan dan kerugian yang-walaupun beda-tetap setara. Ambisi menawarkan keuntungan yang lebih besar tanpa memperlihatkan sisi resiko, sedangkan kesederhanaan seringkali menawarkan keuntungan yang lebih sedikit dengan resiko yang lebih sedikit pula. Dalam pertimbangan ini selain ambisi dan kesederhanaan ada pula tujuan. Tujuan hidup masing-masing orang itu berbeda, menurut prioritas yang diutamakan. Harga diri, gengsi, status View full article »

Manfaatkan Manfaat Buku

“Apa sih gunanya baca buku? Bukankah lebih baik menonton film di TV atau di bioskop? Toh ceritanya dengan yang di buku sama saja.”

Sering kalimat serupa terlontar dari mulut kebanyakan orang awam. Tentu masih ada orang yang senang membaca buku. Tetapi seringnya kita menjumpai orang yang tak suka membaca buku. Padahal jika dilihat lebih lanjut, cerita di buku dengan cerita pada tontonan film akan lebih mendetail cerita di buku. Contohnya saja dalam penggambaran perasaan seseorang. Jika di film, terkadang ada beberapa aktor/aktris yang kurang bisa mengekspresikan perasaan tokoh yang dilakoninya. Hal ini tentu saja dapat membuat orang yang mengikuti jalannya cerita menjadi bingung. Pada buku, penggambaran perasaan tokoh dapat mudah diketahui dengan rangkaian kata-kata penyebab perasaan tersebut. Jalannya cerita juga lebih jelas ketika kita membaca buku. Terkadang, jika kita menonton film, pasti kita pernah bingung bukan? Misalnya bingung akan mengapa tokoh A berbuat begitu dan tokoh B berbuat begini.

Dengan membaca buku, kita sadari atau tidak sadari, kita pasti mendapat View full article »

Tradisi Mubeng Beteng

Tradisi Jawa Satu SuraMUBENG BETENG (mengitari benteng Kraton-red)

Cerita satu malam – Sore itu dia sudah merencanakan akan berjalan sekitar pukul sepuluh malam. Waktu menunjukkan pukul 20.30 saat rencana berubah. Keluarganya akan berangkat saat itu , tanpa menunggu keluarga besar lain. Dia mutung (ambeg diri-red). Keluarganya memutuskan pergi saat itu juga, dan dia kini menunggu keluarga besar dengan keraguan diri dalam perkataan “Ora kompak!(tidak kompak-red).”

Pikirnya “Aku ora kompak ya? Berarti yang mengatakan lebih tidak kompak lagi, hahaha! Bodat!

Dia menunggu dengan syarat pukul sembilan dia akan pergi jika keluarga besar tidak segera datang. Dia menelan satu tablet vitamin C, meminum jus jambu, dan segelas air putih, resah dengan keputusan yang akan segera dia ambil, berjalan sendiri.

21.00, jam HPnya menunjukkan waktu digital. Keluarga besar tidak kunjung datang. View full article »

Amangkurat I - Trunojoyo

Trunojoyo

Historia Est Magistra Vitae, dari Amangkurat sampai DGK (Dinasti Gurita Cikeas)

Saya membaca novel sejarah berjudul Trunojoyo-nya Gamal Kumandoko, lalu terpikir;

Sunan Amangkurat I memiliki anak yang tega meracuni dirinya dan mengkhianati Mataram sendiri, dialah Adipati Anom. Adipati ini ingin memiliki kekuasaan menjadi raja secepatnya untuk menggantikan ayahnya yang dianggapnya tidak becus dalam memimpin kerajaan Mataram.

Dalam perjalanan pengkhianatan itu, Cornelis Janczoon Speelman dan Arung Palakka berhasil menduduki Sulawesi, yang membuat prajurit Makassar menyelamatkan diri ke Jawa, ke kerajaan Mataram untuk mendapatkan bantuan. Sebelumnya, Sultan Agung bersahabat dengan negeri Makassar ini, tetapi dalam perjalanan tahta berikutnya, Sunan Amangkurat I tidak menjalin persahabatan lagi, sehingga prajurit Makassar ini tidak diberinya bantuan, apalagi tempat bermukim.

Adipati Anom yang menginginkan kekuasaan tahta, memiliki View full article »

Saya tidak pernah diceritakan, karena entah mengapa tidak pernah ada yang menceritakan. Tetapi saya membaca,maka itu yang menjadi kesan. Karenanya saya suka S.H. Mintardja dan Pramoedya serta pengarang lain yang memiliki nilai hidup dalam tulisannya. Seringkali thriller luar yang saya baca hanya dijejali sedikit amanat. Dan itu bisa menjadi berbahaya, karena sekiranya jika kita bisa mendengar cerita-cerita dari orang yang lebih tua, sudah pasti ada nilai hidup yang ditanamkan. Maka saya menyukai segala pengalaman yang diceritakan orang-orang tua di kehidupan saya. Mereka memberikan suatu yang lain dari buku yang biasa bercerita fiksi. Tidak segan mereka menceritakan suatu yang konyol, bodoh, penyesalan, cita-cita, harapan, kemarahan, kegilaan serta kesenangan mereka di lampau. Hingga akhir cerita mereka biasa mengatakan ‘makanya sekarang kamu harusnya bla bla bla…’. View full article »

Panggil Aku Kartini Saja

Zijn Naam Kartini

Pidato ini saya buat dalam rangka Ujian Praktek Bahasa Indonesia kelas 9B pada Rabu, 21 April 2010, dengan judul ‘Zijn Naam Kartini’ yang berarti ‘Namanya Kartini’

Zijn Naam Kartini

Selamat pagi yang terhormat ibu guru dan teman-teman terkasih. Saya ucapkan selamat datang di tempat ini. Mari kita panjatkan puji dan syukur bagi Tuhan yang dengan kuasanya mengumpulkan kita di tempat ini dengan selamat. Pada pagi hari ini, kita dikumpulkan di tempat ini dengan satu tujuan yaitu memperingati Raden Ajeng Kartini, yang tepat 106 tahun yang lalu menuntaskan perjuangannya untuk mewujudkan kesetaraan gender.

Pada hari ini, kita, bangsa Indonesia memperingati tonggak kesetaraan gender. Dimana kita dapat merefleksikan kembali apa yang telah dilakukan Kartini pada jamannya untuk memperjuangkan apa yang kita kenal masa kini dengan sebutan emansipasi wanita.

Banyak hal yang dapat kita teladan dari sosok Kartini. Dia beruntung pada jamannya, memiliki pemikiran yang modern. Tak seperti wanita jawa yang berbuat ‘seharusnya’ pada jaman itu, dirinya memiliki cita-cita mulia yang mungkin tak terpikir oleh dirinya sendiri, yaitu mewujudkan emansipasi wanita. Emansipasi yang berarti kesetaraan, begitu melekat View full article »

THIS IS THE ORIGINAL SONG!!!!! DOWNLOAD IT !!! >

http://www.ziddu.com/download/13766150/BornThisWay.mp3.html

Donate me via PayPal st.bernardv3@gmail.com

:D

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.