Posted by: Bernardia Vitri on: Januari 22, 2009
TUGAS
SINOPSIS BAHASA INDONESIA
Oleh:
Bernardia Vitri Arumsari
8E / 01
SMP MARIA IMMACULATA
YOGYAKARTA
November 2008
SPESIFIKASI BUKU
Judul asli : Taken at the Flood
Judul terjemahan : Mengail di Air Keruh
Jenis buku : Novel terjemahan
Jenis novel : Fiksi ; Misteri, Kriminal
Pengarang : Agatha Christie
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke : Tujuh; Januari 2008
Jumlah halaman : 348 halaman
Ukuran buku : 11 x 18 cm
ISBN : 978-979-22-3055-0
Harga : Rp 37.000,00
Tokoh : Monsieur Hercule Poirot, Mr. Gordon Cloade, Mr. Lionel Cloade, Mr. Jeremy Cloade, Mrs. Frances Trenton, Mr. Charles Trenton, Mrs. Adela Marchmonth, Ms. Lynn Marchmonth, Mr. Rowley Cloade, Mayor Porter, Rosaleen, Ms. Eileen Corrigan, David Hunter, Mr. Robert Underhay, Ms. Beatrice Lippincott, Ms. Gladys, Inspektur Spince.
Sinopsis
TAKEN AT THE FLOOD
Mengail di Air Keruh
Oleh Agatha Christie
Saat Hercule Poirot berada di sebuah klub, Poirot memperhatikan seorang tua bernama Mayor Porter yang sedang bercerita tentang tewasnya Mr. Gordon Cloade pada 5 Oktober. Mayor Porter menceritakan bahwa sebelumnya, Mr. Gordon telah menikah dengan Mrs. Underhay. Mayor Porter berteman dengan Mr. Underhay, karenanya, dia juga mengenal Mrs. Underhay. Pada suatu serangan udara perang, rumah yang dihuni Mr. Gordon, Mrs. Gordon, kakak Mrs. Gordon dan dua orang pelayan, lantai satunya hancur, tetapi lantai duanya tidak hancur. Jadi, kakak Mrs Gordon selamat, yaitu David Hunter. Sedangkan, Mr Gordon meninggal pada kejadian itu. Ada kabar bahwa Mrs. Gordon, yaitu Rosaleen hanya luka-luka saja dan akan terus hidup sebagai orang yang kaya raya.
Mr. Gordon Cloade tidak meninggalkan surat wasiat kepada anggota keluarga Cloade yang menggantungkan hidup pada dirinya. Karena itu, istri kedua yang baru saja dinikahinyalah yang mendapat seluruh harta warisannya yaitu Rosaleen. Sebenarnya keluarga Cloade yang lain tidak mempersalahkan apabila Mr. Gordon menikah lagi, tetapi soal warisan yang jatuh pada Rosaleen mereka takut jika mereka tidak mendapat pengayoman lagi seperti yang telah Mr. Gordon lakukan. Mereka tidak memiliki tabungan di bank karena Mr. Gordon telah menyuruh mereka agar tidak menabung, cukup Mr. Gordon saja yang menabung untuk menghidupi mereka semua. David, kakak Rosaleen, sangat mempengaruhi Rosaleen. Rosaleen adalah orang yang sangat baik. Berbeda dengan David Hunter, dia sangat menginginkan kehidupan yang kaya sehingga dia dapat berfoya-foya. David yang mengatur kehidupan Rosaleen setelah masuk keluarga Cloade.
Keluarga Cloade yang lain yaitu Mr. Lionel Cloade, Mr. Jeremy Cloade, Mrs. Frances Trenton, Mrs. Adela Marchmont, Ms. Lynn Marchmont dan Mr. Rowley Cloade. Mrs. Frances adalah istri dari Mr. Jeremy. Sedangkan Mr. Rowley adalah tunangan Ms. Lynn. Ms. Lynn baru saja pulang dari perang selama 3 tahun. Sedangkan Rowley hanya bercocok tanam di tempat tinggalnya dan tidak pernah keluar dari sana. Maka ada kesenjangan yang membedakan Ms. Lynn dan Rowley. Keluarga Cloade berharap agar Rosaleen meninggal agar mereka mendapat bagian dari warisan Mr. Gordon. Mereka menginginkan hal itu terjadi tetapi mereka tidak memiliki keberanian untuk membunuh Rosaleen.
Suatu hari, pukul 17.30, datanglah seorang pria berkulit kemerahan menuju rumah Rowley. Pria tersebut menanyakan arah jalan menuju ke Warmsley Vale pada Rowley. Warmsley Vale adalah tempat di mana keluarga Cloade dan penduduk lain tinggal. Maka Rowley pun menjawab persis dengan jawaban yang selalu diberikannya pada orang asing yang menanyakan jalan tersebut. Entah kenapa, Rowley pernah melihat rupa-rupa wajah orang tersebut. Rowley pun pergi ke Stag pukul 18.00, dia bertanya kepada Ms. Beatrice, sang pengelola Stag, tentang orang yang tadi bertanya pada dirinya jalan menuju Warmsley Vale. Dia pun tahu orang tersebut bernama Enoch Arden dari Cape Town dan berkebangsaan Inggris.
Pagi harinya, David Hunter mendapat surat yang menyatakan bahwa Mr. Enoch mengundangnya ke Stag malam nanti untuk memberi informasi mengenai Robert Underhay. Robert Underhay adalah mantan suami Rosaleen yang telah meninggal beberapa waktu lalu di Afrika. David segera menyuruh Rosaleen agar pergi ke London dengan kereta api pukul 10.32 dan menyewa flat disana. Malamnya, David ke Stag atas undangan Mr. Enoch. Dia bertanya pada Ms. Beatrice untuk mengetahui kamar Mr. Enoch. Dia segera tahu Mr. Enoch berada di kamar nomor lima lantai dua. Dia mengetuk pintu dan Mr. Enoch mempersilakan dirinya masuk. Pada pembicaraan itu, Mr. Enoch mengaku bahwa dirinya adalah sahabat Robert. Mr.Enoch menyatakan bahwa Robert belum meninggal. David sangat memusingkan fakta itu. Jika Robert masih hidup, maka warisan dari Mr. Gordon bukan milik Rosaleen. Sudah pasti David tidak lagi memiliki uang untuk berfoya-foya lagi. Sekarang, jika dia ingin terus hidup kaya, dia harus melakukan keinginan Mr. Enoch dari pembicaraan ini. Mr. Enoch memeras David sebanyak 20.000 pound untuk uang penutupan mulut agar tidak sampai ke telinga keluarga Cloade lain. David menyetujui permintaan uang itu. David akan memberikan uang itu pada malam Selasa sebesar 5.000 pound dahulu, sisanya akan menyusul.
Pada malam itu pula, Rowley mendapat surat dari Beatrice yang mengundangnya ke Stag malam itu. Pukul delapan, Rowley datang ke Stag menemui Beatrice. Langsung pada poinnnya, Beatrice mengemukakan yang kebetulan didengarnya dari pembicaraan Mr. Enoch dengan David Hunter.
Setelahnya, dia menuju rumah Mr. Jeremy di High Street. Mr Jeremy adalah seorang pengacara yang cerdas dan berpengalaman. Rowley ingin mengatakan yang didengarnya dari Beatrice pada Mr. Jeremy. Rowley menunggu Mr. Jeremy di ruang kerjanya. Dia mengamati foto ayah Mrs. Frances, Lord Edward Trenton, perasaan merinding muncul setelah melihat foto itu. Mr. Jeremy akan menemui Rowley, Tetapi Rowley sudah pergi kembali.
Pada malam Selasa, Ms. Lynn Marchmont sedang berjalan-jalan untuk menghilangkan masalah di hatinya. Dia menganggap David sebagai orang yang lebih cakap dibandingkan Rowley. Tapi dia tak mengakui dia menyukai David. Lynn pergi ke atas bukit. Dia melihat kereta api melintas di jembatan. Dia bertemu dengan David yang tergesa-gesa mengejar kereta api menuju London yang berangkat pukul 21.20. Setelahnya, dia kembali ke rumahnya menunggu telepon dari David yang telah dijanjikannya jika ia sampai di London. Telepon berdering, Lynn mengangkatnya dan itu telepon dari London, yang tidak jelas. Telepon berdering kembali dan itu David. David mengatakan dia harus pergi meninggalkan Inggris.
Pagi hari Rabu, Gladys, pegawai di Stag, membangunkan Mr. Enoch dari luar kamar dengan berteriak memberitahukan jam 08.15, dan menaruh susu di luar kamar. Pukul 10.00, Gladys baru menyadari bahwa susu untuk Mr. Enoch masih berada di keset. Dia masuk ke dalam kamar. Dia melihat Mr. Enoch terbaring tertelungkup di tengah kamar, meninggal. Dia memanggil Ms. Beatrice dan Dr. Lionel Cloade. Dr Lionel membenarkan bahwa Mr. Enoch meninggal. Mereka menghubungi polisi dan Inspektur Spince datang. Barang-barang yang ditemukan di dekat korban adalah jam tangan berkaca pecah, pemantik rokok emas berinisial D.H., sebatang lipstik, tabung lapis emas dan penjepit arang. Rowley datang dan menyatakan dia kembali ke Stag setelah dari rumah Mr. Jeremy pukul 8.20. Dia ingin mengetahui Mr. Enoch sebenarnya.
Inspektur Spince pergi ke flat di mana Rosaleen dan David menginap di London. Dia bertanya pada David yang dibicarakan dengan Mr. Enoch. David menjawab sebagian. Rosaleen bersedia melihat jenazah Mr. Enoch yang seharusnya dikenalnya sebagai teman mantan suaminya, Underhay. Tetapi Rosaleen tidak mengenali siapa Mr. Enoch itu. Rowley yang mengetahuinya, menemui Poirot untuk mencari tahu siapa Mr. Enoch\. Segera Poirot menemukan orang yang kenal dengan Robert Underhay. Rowley dan Poirot menemui Mayor Porter, orang yang mengenal Robert. Setelah ditunjukkan foto Mr. Enoch pada Mayor Porter, Mayor Porter mengenali Mr. Enoch sebagai Robert. Rowley senang, karena dengan kenyataannya, surat wasiat yang di buat Mr. Gordon sebelum menikah menjadi berlaku.
Pemeriksaan pendahuluan dilaksanakan. David mengakui bahwa pemantik rokok emas yang berinisial D.H. adalah miliknya. Mayor Porter memberi keterangan bahwa Mr. Enoch adalah Underhay. Rosaleen menyangkal bahwa Mr. Enoch adalah Underhay. Para juri kesulitan mencapai keputusan. Akhirnya keputusan juri adalah pembunuhan berencana yang dituduhkan terhadap David Hunter.
Poirot mendatangi Rosaleen dan memberi beberapa pertanyaan di gereja. Didapatnya Rosaleen mengaku telah Poirot bertanya tentang kebohongan apa yang dilakukan Rosaleen, tetapi dia tidak mau menjawabnya.
Saat Poirot di Stag, dia tahu jalan datang dan pergi kamar No. 5 dapat dilalui dengan mudah tanpa terlihat seorangpun. Dia juga tahu dari seorang pengunjung jam 22.15 hari Selasa malam, ada wanita memakai scarf jingga, muka bercat dan berbedak, masuk ke kamar No. 5 dan bercakap-cakap dengan Mr. Enoch. Poirot ke rumah Mr. Jeremy dan menunggu Mr. Jeremy di ruang kerjanya. Seperti keadaan Rowley, sebelum pembunuhan terjadi, dia melihat foto Lord Edward Trenton, dia mengamati bahwa foto orang itu seperti Mrs. Frances. Mr Jeremy datang dan mengatakan bahwa itu adalah foto ayah Mr. Frances. Dari rumah Mr. Jeremy, dia menuju rumah Mayor Porter. Di situ, dia melihat beberapa polisi yang berjaga. Dia mengetahui Mayor Porter bunuh diri dengan menembakkan pistol ke arah pelipisnya sendiri. Dia tahu kematiannya tidak rapi, dia tidak meninggalkan surat wasiat.
Sekembali dari rumah Mayor Porter, dia ke Stag, dia menemukan surat dari Mrs. Frances yang mengundang dirinya. Dia ke rumah Mr. Jeremy. Mrs. Frances menyambut kehadirannya dan menuju ke pokok pembicaraan tentang siapa sebenarnya Mr. Enoch Arden tersebut. Mrs. Frances menyatakan Mr. Enoch adalah keponakannya yaitu Charles Trenton yang disuruhnya menyamar sebagai Mr. Enoch yang bertujuan memperoleh uang dari hasil pemerasan dari David Hunter.
Pagi harinya, Rosaleen ditemukan tewas di kamarnya akibat morfin yang dikiranya adalah obat tidur yang diharuskan minum oleh David.
Poirot menyusun semua teka-teki itu, dan menyimpulkan bahwa Charles meninggal akibat kecelakaan dipukul oleh Rowley dan terkena penjepit arang hingga tewas, Mayor Porter akibat bunuh diri menyesal telah mengatakan kebohongan Mr. Enoch adalah Underhay, dan Rosaleen dibunuh oleh seseorang. Poirot menyatakan lagi, pembunuh yang membunuh Rosaleen adalah kakaknya sendiri, David Hunter. David membunuhnya karena Rosaleen hampir mengatakan kejujuran bahwa dia bukanlah Rosaleen tetapi Eileen Corrigan, pacar David yang membantu David untuk mendapat kekayaan dalam jumlah besar. Polisi pun menahan David dan menyerahkan warisan Mr. Gordon pada keluarga Cloade.