Category: Indonesia


Good Habits For The Good Climate

Selamat melihat dan mendengarkan, ini adalah video buatan saya untuk menerangkan perubahan iklim di  Indonesia, audionya berupa essay yang saya perdengarkan dengan bahasa Inggris. Untuk bahasa Indonesia, akan dipikirkan lebih lanjut untuk dibuat video atau dalam bentuk lainnya, terimakasih.

Panggil Aku Kartini Saja

Zijn Naam Kartini

Pidato ini saya buat dalam rangka Ujian Praktek Bahasa Indonesia kelas 9B pada Rabu, 21 April 2010, dengan judul ‘Zijn Naam Kartini’ yang berarti ‘Namanya Kartini’

Zijn Naam Kartini

Selamat pagi yang terhormat ibu guru dan teman-teman terkasih. Saya ucapkan selamat datang di tempat ini. Mari kita panjatkan puji dan syukur bagi Tuhan yang dengan kuasanya mengumpulkan kita di tempat ini dengan selamat. Pada pagi hari ini, kita dikumpulkan di tempat ini dengan satu tujuan yaitu memperingati Raden Ajeng Kartini, yang tepat 106 tahun yang lalu menuntaskan perjuangannya untuk mewujudkan kesetaraan gender.

Pada hari ini, kita, bangsa Indonesia memperingati tonggak kesetaraan gender. Dimana kita dapat merefleksikan kembali apa yang telah dilakukan Kartini pada jamannya untuk memperjuangkan apa yang kita kenal masa kini dengan sebutan emansipasi wanita.

Banyak hal yang dapat kita teladan dari sosok Kartini. Dia beruntung pada jamannya, memiliki pemikiran yang modern. Tak seperti wanita jawa yang berbuat ‘seharusnya’ pada jaman itu, dirinya memiliki cita-cita mulia yang mungkin tak terpikir oleh dirinya sendiri, yaitu mewujudkan emansipasi wanita. Emansipasi yang berarti kesetaraan, begitu melekat Baca lebih lanjut

Amangkurat I - Trunojoyo

Trunojoyo

Historia Est Magistra Vitae, dari Amangkurat sampai DGK (Dinasti Gurita Cikeas)

Saya membaca novel sejarah berjudul Trunojoyo-nya Gamal Kumandoko, lalu terpikir;

Sunan Amangkurat I memiliki anak yang tega meracuni dirinya dan mengkhianati Mataram sendiri, dialah Adipati Anom. Adipati ini ingin memiliki kekuasaan menjadi raja secepatnya untuk menggantikan ayahnya yang dianggapnya tidak becus dalam memimpin kerajaan Mataram.

Dalam perjalanan pengkhianatan itu, Cornelis Janczoon Speelman dan Arung Palakka berhasil menduduki Sulawesi, yang membuat prajurit Makassar menyelamatkan diri ke Jawa, ke kerajaan Mataram untuk mendapatkan bantuan. Sebelumnya, Sultan Agung bersahabat dengan negeri Makassar ini, tetapi dalam perjalanan tahta berikutnya, Sunan Amangkurat I tidak menjalin persahabatan lagi, sehingga prajurit Makassar ini tidak diberinya bantuan, apalagi tempat bermukim.

Adipati Anom yang menginginkan kekuasaan tahta, memiliki Baca lebih lanjut

MEMBONGKAR GURITA CIKEAS di

Silahkan mendownload ebook ini, dengan gratis, silahkan berkomentar untuk Gurita Cikeas yang akan atau sudah anda download.. Silahkan membaca! :)

http://v3bernardia.files.wordpress.com/2009/12/gurita-cikeas.pdf

… Sebagai pertahanan diri saya agar tidak dituntut dengan pasal pelanggaran hak cipta,  saya benar-benar tidak tahu apakah yang saya upload di sini adalah palsu atau asli, saya mendapatkannya dari narablog lain..
Baca lebih lanjut

Konstitusi? Bukankah itu tidak lebih dari kepercayaan pada kepalsuan? Pada awalnya, dia dibuat sebagai mandat rakyat untuk kebebasan. Tapi kenyataannya sekarang, konstitusi tidak lebih dari penjara ketidakadilan. Di balik jerujinya, kita hanya bisa menatap politik tanpa etika, kekayaan tanpa kerja keras, sains tanpa humanitas,peribadatan tanpa pengorbanan, perniagaan tanpa moralitas, pengetahuan tanpa karakter, dan kesenangan tanpa nurani ….”-Attar Malaka

Kau menjejakan kaki dengan keras saat keluar ruangan itu. Kau berjalan sambil menghentakkan kakimu. Kau marah. Kertas soal di tanganmu kau remas. Matamu menyala melotot. Tetapi pikirmu hanya bertanya, mengapa.

Kau sekarang menyesal, tetapi bukan itu yang kau tunjukkan. Kau ingin berteriak, namun kau masih memegang kendali. Nafasmu mulai surut, lama kau menghirup campuran oksigen, dan kini kemarahanmu berangsur mereda, meninggalkan sesosok mata kelabu, air wajah yang suram, dan bibir mengatup tanda kesebalanmu masih tertanam. Kau putuskan untuk bermarah-marah ria nanti.

Melupakan, sesuatu yang patut diberi acungan jempol saat itu kepadamu. Beralih ke sudut koridor, kau terduduk dan mulai membuka buku, lagi, seperti biasa. Tanpa berucap kata, kau mengabaikan temanmu yang cerewet bertanya.

Hingga akhirnya kau keluar kembali dari ruangan yang sama. Dengan gontai kau melangkah menuju gerbang. Matamu memandang jauh, melangkah tanpa roh. Baca lebih lanjut

HERO...P.A.H.L.A.W.A.N

Berkat mereka, kita bisa menikmati kekinian, maka dari itu, kita harus bisa menuju masa depan dengan kekuatan masa lalu pula, itu sebabnya kita belajar seluk-beluk tentang pahlawan kita…

IMPIAN PARA PAHLAWAN

Para pahlawan kita saat berjuang pasti pernah berpikir tentang masa depan negeri yang diperjuangkannya. Tidak mungkin mereka tidak mengharapkan sesuatu yang lebih jika negeri yang diperjuangkannya berhasil merebut kemerdekaan. Pikiran mereka tentang harapan itu berkisar antara merebut kemerdekaan, kemajuan bangsa, dan rasa persatuan yang teguh di masa mendatang. Baca lebih lanjut

Yogyakarta, 12 Oktober 2009

Kepada

Dewan Rakyat terhormat,

 

           Salam jumpa di surat ini,

           Perkenalkan, saya Bernardia Vitri Arumsari, seorang anak SMP yang mencoba mengkritisi Indonesia lewat surat ini. Pengetahuan saya memang tak seberapa, tetapi tidak ada alasan untuk tidak berani menulis sesuatu tentang Indonesia dari balik kacamata saya. Sebelumnya, terimakasih anda mau meluangkan waktu untuk membaca surat ini.

           Nasionalisme, tentang ke-Indonesiaan 100%. Saya berpikir, apa yang anda- Para Dewan Rakyat pikirkan tentang kalimat tersebut.

           Sebagai wakil rakyat di negeri tercinta, tentu ada kewajiban tersendiri untuk menampung aspirasi rakyat yang nantinya diolah agar menjadikan negara lebih baik. Hukum penampungan aspirasi rakyat, apakah hanya berlaku untuk sebagian dan sisanya menjadi perwakilan rakyat KKN seperti yang digambarkan karikatur koran selama ini?

           Indonesia yang pertama, Indonesia yang orang-orangnya adalah koruptor, dengan total tahanan kasus korupsi berapa persen? Tidak sampai satu persen! Itukah budaya kita? Budaya tikus got mencuri makanan? Sebagian dari anda, saya yakin masih berpegang pada iman yang kuat. Saya yakin masih ada satu dua yang tak mau melakukan KKN, dan semoga, itu bukanlah sekedar Baca lebih lanjut

Yogyakarta, 16 Oktober 2009

Teruntuk,

Presiden kami Periode 2009-2014

Salam hormat,

Perkenalkan, saya Bernardia Vitri –seorang anak SMP yang mencoba menuangkan pikiran saya pada kertas ini untuk disampaikan kepada anda, Presiden kami yang baru.

Ya, saya menggunakan kata kami, karena saya mencoba untuk mewakili rakyat Indonesia yang belum mendapat kesempatan untuk beraspirasi lebih lantang. Melewati surat ini, saya harap pikiran mereka dapat sedikit terwakilkan. Oh iya, harap diperhatikan, semua tulisan ini adalah original dari pandangan saya yang mungkin kurang sempurna, karena toh juga saya tak lebih pintar dari anda, Presiden kami.

Anda adalah seorang Presiden, tentu saja. Sebuah jabatan yang akan mengabadikan nama di setiap buku sejarah negara di masa depan. Tinggal masalah tentang bagaimana anda mengisi setiap halaman buku sejarah negara tersebut. Apakah dengan riwayat pemerintahan yang sensasional, ataukah dengan riwayat pemerintahan yang Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.